Bendungan Cipanas Kabupaten Sumedang Dan Kabupaten Indramayu Jawa Barat

Bendungan Cipanas, Penopang Air Indramayu dan Sumedang Bendungan Cipanas adalah bendungan yang terletak di provinsi Jawa Barat. Berlokasi Di : 1. Desa Cibuluh Kec. Ujungjaya Kab. Sumedang. 2. Desa Cikawung/Cikamurang Kec. Terisi Kab. Indramayu. Bendungan ini direncanakan akan memiliki kapasitas sebesar 190M³. Ddiharapkandapat mengairi lahan seluas 10500 Ha. Mengurangi debit banjir sebesar 475 M³/detik. Menyediakan pasokan air baku sebesar 0,50 M³/detik, dan menghasilkan listrik sebesar 2,50 MW. Bendungan Cipanas mulai dikerjakan sejak 2017 dengan masa pelaksanaan hingga 2021. Bendungan Cipanas progressnya telah mencapai 59,72% dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2022 Dan rencana Mulai Operasi 2023. Bendungan yang termasuk salahsatu Proyek Strategis Nasional (PSN). Untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional. Memiliki daya tampung cukup besar yakni 250 juta m³. Bendungan Cipanas akan mampu mengairi jaringan irigasi seluas 7.432 hektare. Untuk lahan pertanian di Kabupaten Sumedang dan sebagian Kabupaten Indramayu. Diharapkan suplai air irigasi dari Bendungan Cipanas dapat membantu petani meningkatkan intensitas tanam. Jika dibandingkan dengan metode tadah hujan yang hanya satu kali dalam setahun. Bendungan ini merupakan tipe urugan batu inti tegak yang dilengkapi dengan terowongan pengelak sepanjang 400 meter. Sumber air berasal dari Sungai Cipanas yang merupakan bagian dari Satuan Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung. Dengan luas lahan dibutuhkan seluas 1.703 hektare. Bendungan multifungsi ini juga memiliki fungsi lain untuk memenuhi kebutuhan air baku dengan kapasitas sebesar 850 liter per detik dan berpotensi menjadi sumber Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) sebesar 3 MW. Dengan total luas genangan 1.315 hektare ini juga akan dimanfaatkan sebagai tampungan air pengendali banjir untuk wilayah Indramayu dan sekitarnya Karena mampu mengurangi debit banjir sebesar 250 m³/detik serta memiliki potensi untuk wisata. Biaya pembangunan bendungan sebesar Rp1,3 triliun bersumber dari APBN. Yang dilaksanakan dengan dua paket konstruksi. Paket pertama dikerjakan oleh PT. Wijaya Karya-PT. Jaya Konstruksi KSO. Sementara paket 2 dikerjakan PT. Brantas Abipraya (Persero).

Komentar

Postingan populer dari blog ini